Tak ada satu pun yang lebih berarti kecuali kehadiranmu di
sini.
Semua tentangmu begitu melekat dalam benakku, sehingga
terkadang aku merasa diriku sendiri sudah gila saking merindukanmu – karena
terlalu membutuhkanmu.
Namun aku tau, betapapun aku berusaha mengubah kenyataan,
sekuat apapun aku berdoa, kau tak akan kembali untuk jadi punyaku.
Kenyataannya sangat sulit bagiku untuk menghadapi semuanya,
tapi mulai hari ini – setelah setahun berlalu, aku mencoba berdiri dengan kedua
kakiku sendiri tanpa hadirnya kamu sebagai kaki kananku.
Mudah?
Kata siapa?
Tapi aku mencoba dan aku yakin bisa melakukannya..
Bukankah kau selalu mengatakan aku gadis yang kuat?
Dan karena kau percaya, aku pun percaya dan akan
membuktikannya..
Awalnya memang sulit tapi seiring berjalannya waktu aku yakin bisa.Takdirmu dan takdirku berbeda, dan kita hanya manusia biasa yang tidak akan bisa melawan takdir.
Kita hanya perlu menerimanya dengan ikhlas..
Kelak aku berharap dan aku percaya suatu hari nanti aku bisa berdiri di hadapanmu, tanpa merasakan apa yang aku rasakan tiap kali aku melihatmu saat ini. Mengulang cerita kita kembali dengan penuh tawa dan tanpa beban seperti layaknya seorang sahabat yang lama tak berjumpa atau mungkin kakak dan adik yang lama berpisah..
Aku akan menunggu datangnya hari itu.
Maukah kau menunggu juga?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar