Maafkan aku, aku tau kau pasti bingung dengan perubahan sikapku yang begitu cepat.. aku tau kau pasti bertanya-tanya apa yang sebenarnya ada di pikiranku.. apa kesalahanmu hingga membuatku bersikap seperti itu..
Tapi kau tak salah.. sama sekali tidak salah !!
Tapi kau tak salah.. sama sekali tidak salah !!
Justru sebaliknya aku yang salah, aku yang terlampau egois ..
Maafkan aku yang terlalu mencintaimu, yang terlalu menginginkanmu hingga rasanya begitu sulit untuk menerima kenyataan bahwa ada 'dia' diantara kita..
Harus aku akui lelah, teramat sangat lelah dengan semua yang terjadi diantara kita..
Kebohonganmu.. kepura-puraanmu hanya untuk membuatku bahagia.. topeng kemunafikan yang kau kenakan hanya untuk menutupi kenyataan yang sebenarnya terjadi..
Apa kau pernah dengar bahwa insting seorang perempuan sangatlah kuat!! Itulah yang terjadi padaku.
Sepintar-pintarnya kau menutupi kebohonganmu, aku tetap bisa merasakannya..
Karena apa?? Karena aku mencintaimu tulus.. mencintaimu dari hatiku yang terdalam..
Aku tau ada 'dia' diantara kita..
Aku tau sampai sekarang aku belum sepenuhnya memiliki hatimu..
Aku tau 'dialah' yang kau cintai, bukan aku..
Beribu pertanyaan berputar dalam benakku.
Apa sebenarnya telah 'dia' lakukan hingga kau belum bisa melihat kearahku??
Apa sebenarnya yang 'dia' miliki tapi tak aku miliki??
Apa kekuranganku dibanding 'dia'??
Apa kelebihannya yang membuatmu tak bisa berpaling 'darinya'??
Apa kekuranganku dibanding 'dia'??
Apa kelebihannya yang membuatmu tak bisa berpaling 'darinya'??
Tapi aku tau, ada kalanya aku harus mengakui bahwa..
"Mencintai tak berarti harus memiliki. Namun sebaliknya bagaimana kita berusaha untuk membuat orang yang kita cintai bahagia, meskipun bukan dengan kita."
Kalaupun aku harus memilih, aku lebih memilih untuk hidup dalam dunia mimpi dan khayalanku agar kau tetap menjadi milikku. Tapi Aku harus berusaha untuk bersikap realistis bahwa kenyataan tak pernah seindah mimpi.
Untuk itulah aku melakukan semuanya..
Maafkan aku menjauhimu, membuat jarak tak terlihat diantara kita.
Aku hanya tidak ingin terlalu terkejut jika harus menghadapi kenyataan bahwa nantinya kau akan meninggalkanku untuknya..
;'(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar